Sabtu, 02 Maret 2019

Shocking praise.

Shocking praise.
Halleluya ... the spirit of today's brother has shaken the power of the devil.
When we say that halleluya is the same as the praise of God, the power of the devil trembles when our praise increases to God. In the Bible there is also a story about the praise that shakes the earth .. wow ...
For the rest of my life I have not heard the compliments to shake the earth. Except in the soap opera, when the Jeki commended the aggressive fat guy com-com (My name is a stranger .. heehhe)
Jeki: adu com-com your cheeks are so cute, like piggy bank..hehehe just com-com shout hysterically and the earth shakes .... hahahaha sinetron aneh ..
But in the Bible, it is true that it is not as fictional as the com-com story in the soap opera. That is why today let us open our Bible.-Read 16: 24-25. In this passage tells the story of the apostle Paul and Silas captured by the army in Philippi. In verses 25-26, Paul rises ...

Kamis, 24 Mei 2018

Jangan biarkan Cinta itu memudar .(FA)

Jangan biarkan cinta itu memudar
Dalam realita cinta kebanyakan orang mencintai pasangannya pada saat-saat pacaran dan awal pernikahan saja, atau yang di kenal dengan cinta mula-mula. Dalam wah 2:4 Tuhan mencela  jemaat di efesus karena meninggalkan kasih mula-mula. Tuhan mau kita semakin hari semakin lebih mengasihi Dia bukan seperti yang di lakukan oleh jemaat di efesus. Mari kita belajar dari pengalaman jemaat di efesus. Cinta mula-mula yang bagaimana yang dimaksud oleh Tuhan sehingga Tuhan mencela jemaat di efesus . sebelumnya kita mengurai setiap pelayanan yang di lakukan oleh jemaat efesus:
Ay 2 & 3 di sini kita melihat segalah perbuatan jemaat efesus :
1.Jemaat yang bekerja keras ( ay 2)
2.Jemaat yang tekun
3. Jemaat yang tidak mau kompromi dengan kejahaatan
4. Jemaat yang kritis terhadap ajaran-ajaran yang menyimpang.
5. Jemaat yang sabar (ay 3)
6. Jemaat yang mau memikul salib/ menderita karena nama Yesus.
7. Membenci ajaran-ajaran sesat (ay 6)
Jika kita melihat riwayat jemaat ini bukankah apa yang dilakukan adalah suatu hal yang sangat baik dan benar. Tetapi dalam ayat 4-5a firman Allah berkata: aku mencelah engkau bahkan di ayat 5a dikatakan betapa dalam engkau telah jatuh. Wow dari sini kita dapat simpulkan kesalahan yang dilakukan jemaat efesus suda sangat-sangat fatal. Mari kita baca ayat 7, nah disinilah inti persoalan dari jemaat di efesus, tidak dengar-dengaran terhadap pimpima RK. Kita harus mengerti sebagai orang Kristen kita harus di pimpin oleh RK (roma 8:25) tanpa pimpinan RK kita tidak akan mampu untuk menjadi pribadi yang benar-benar layak bagi Tuhan. jika kita setuju di pimpin oleh RK tentunya kita harus dengar-dengaran dan taat terhadap RK itu. karna RK yang lebih mengerti apa yang menjadi kehendak Allah (Yoh 16:13). Terkadang kita sama dengan apa yang di lakukan oleh jemaat efesus. Kita merasa keputusan-keputusan yang kita lakukan itu benar. Contoh (2 sam 6: 4-7) jika kita lihat tindakan yang di lakukan uza ini benar tetapi apakah di mata Tuhan benar? Tidak. Contoh berikutnya adalah:  Saul adalah salah satu contoh tokoh di alkitab yang melayani namun tidak dengar-dengaran terhadap intruksi Allah, dia merasa yang di lakukan itu benar. Tetapi kelancangan saul yang bertindak tanpa instruksi dari Tuhan adalah kesalahan besar. Dari sini kita dapat melihat apa yang menurut kita benar belum tentu menurut Tuhan benar. Itulah pentingnya kita dengar-dengaran  dan mau di pimpin oleh RK. Dari sini kita tarik kesimpulah bahwa setiap pelayanan yang di lakukan jemaat efesus adalah pelayanan yang radikal. Yang terlaksana atas ambisi atau keinginan sendiri,  tidak lagi atas pimpinan Roh kudus yang adalah pribadi Allah yang sudah pasti lebih memahami kehendak Bapa di dalam hidup kita.
Di aya 5b > Tuhan akan mengambil kaki Dian itu dari pada mu… kaki adalah  tempat tumpuhan yang memampukan kita berdiri. RK adalah pribadi yang memampukan kita untuk tetap setia mengikut kristus. Di sini FA berkata “Tuhan akan mengambil kaki Dian itu”, yaitu pribadi RK yang Tuhan berikan kepada kita orang percaya. Kita belajar dari pribadi saul, ketika ketidak taatan itu ada pada diri saul (1 sam 15:3-11), Saul yang awal kepemimpinannya menjadi raja adalah seorang yang penuh dengan Roh Allah, namun di akhiri dengan ketidak taatan yang mengakibatkan Roh Tuhan undur dari pada saul. (1 sam 16:14)  bdg (Wah 2:7) siapa bertelinga hendaklah ia mendengarkan apa yang di katakana RK kepadanya. Dengar-dengaran & taat  adalah suatu ciri umat yang mau di pimpin oleh pribadi RK.
Kesimpulan Gal 3:3 
Dengar-dengaran dan taat adalah ciri seorang Kristen yang mau di pimpin oleh Roh kudus, biarlah kita sebagai pengikut kristus memiliki sikap ini, taat dan dengar-dengaran terhadap pimpinan Roh kudus.

Selasa, 17 April 2018

BPJS ketenagakerjaan SUBANG

BPJS ketenagakerjaan SUBANG

Pengalaman pertama mengurus mutasi BPJS ketenagakerjaan di Subang, sempat bingung mencari kantor cabang BPJS ketenagakerjaan Subang, di karenakan info yang terdapat di dalam goggel adalah alamat yang lama. Kami sempat bertanya, sama orang-orang di sekitar kantor yang lama, mereka mengatakan kantor BPJS pindah ke pegaden. . 😅
"Jauh banget pikir ku" aq cari info di google nggak ada yang menyatakan bahwa kantor tersebut ada di daerah tersebut.  Dan akhirnya kami memutuskan menghubungi kantor BPJS ketenagakerjaan di daerah Purwakarta, dan mereka juga tidak tahu-menahu Pindahnya kantor BPJS ketenagakerjaan Subang. Dan saya sempat tanya juga prihal pengurusan BPJS ketenagakerjaan via online, yang di katakan lebih praktis. Kami menanyakan mengapa situs BPJS tersebut sulit di akses? Mereka menjawab tidak tahu, lebih baik anda datang ke kantor BPJS ketenagakerjaan terdekat...
Uh.. lagi.. lagi.. nihil.. 😛😛😛
Akhirnya saya dan istri sepakat besok perangkat pagi-pagi ke BPJS ketenagakerjaan Purwakarta. Saat kami mau berangkat tetangga kami ada di depan,.... Singkat cerita dia memberitahukan kepada kami bahwa BPJS ketenagakerjaan Subang pindah di dekat kantor Dishub.  Dan akhirnya kami kesitu dan ternyata benar, kantor ini bersembunyi di Jl. Otto Iskandar Dinata- Subang. Bagi teman-teman yang ingin mencari informasi tentang BPJS ketenagakerjaan Subang, mudah-mudahan, tulisan ini bermanfaat ya... 😀😀😀😀

Rabu, 27 April 2016

Puisi BNG

Amsal 6:20-23
ayah akan aku ingat setiap nasihat- nasihat mu.
Ayah akan aku taati setiap printah-printahmu.. 
Dan tak akan pernah aku menyia- nyiakan  setiap nasihat mu.

Ibu, engkau mengajarkan ku, arti hidup ini.
Printah mu adalah plita yang selalu menerangi setiap langkah-langkah ku. Engkau mengajarkan aku, tentang kebenaran.
Setiap teguranmu membawa aku kepada jalan kehidupan.
Papa... Mama trimakasih, buat setiap nasihatmu.
Dan aku berjanji akan  selalu dengar dan taat akan setiap nasihat dan printahmu.

Rabu, 16 Desember 2015

Meresponi Kerinduan Allah.

Meresponi Kerinduan Allah (hosea 12)

Jika saudara mempelajari kitab hosea ini, saudara akan banyak melihat belas kasihan Allah kepada bangsa israel. bangsa israel yang selalu menyakiti hati Tuhan yang di gambarkan dengan hubungan pernikahan hosea dan gomer "Wanita sundal yang di ambil menjadi istri oleh hosea" (Hos 1:2). Dalam pasal 12 ini kembali Allah mengingatkan bangsa israel, akan dosa-dosa dari nenek moyang mereka. seperti kebohongan, tipu, dan mencari persekutuan terhadap bangsa-bangsa lain, yang justru membuat mereka jauh dari Tuhan. Dalam pasal 12 ini kita akan mengetahui maksud dan tujuan Tuhan kepada bangsa israel. Hosea 12:10: Tetapi Aku adalah TUHAN, Allahmu sejak di tanah Mesir; Aku masih mau membuat engkau diam kembali di kemah-kemah seperti di hari-hari pertemuan raya. Ini merupakan kerinduan Allah yang sangat besar terhadap bangsa Israel yang tidak setia. Yaitu bahwa Allah rindu: 1.Mengumpulkan bangsa Israel. (ay 10)
Allah adalah kasih, saya percaya Allah begitu mengasihi bangsa ini. Dan kasih Allah yang begitu besar, membuat Allah rindu untuk mengumpulkan kembali bangsa Israel yang telah terceraiberai oleh karena dosa. Luk 13:34; Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau. Dalam ayat ini firman Tuhan berkata, bahwa Allah berkali-kali ingin mengumpulkan umat-umatnya, bukan hanya sekali tapi berkali-kali. Inilah kasih Tuhan kepada umanya, kasih yang tak terbatas berkali-kali Ia di sakiti berkali-kali pula Dia melepas pengampunan, bukan hanya mengampuni tetapi Allah mau memulihkan kita dan Dia mau berdiam dalam hidup kita. Inilah kerinduan Allah yang begitu besar bagi bangsa Israel, yaitu mengumpulkan bangsa yang telah menjauh dari Allah. Dan Allah mau berdiam di tengah-tengah umatnya. Begitu juga dengan kehidupan kita mungin kita telah menjauh dari Allah, dan Allah rindu untuk membawa kita kembali di dalam pelukan kasihnya.
2. Tuhan mau, kita menikmati sukacita dalam rumah-Nya.
       Kerinduan Tuhan selain mengumpulkan kita, Allah juga rindu agar kita bersukacita dalam rumahNya. Ay 10b: Tetapi Aku adalah TUHAN, Allahmu sejak di tanah Mesir; Aku masih mau membuat engkau diam kembali di kemah-kemah seperti di hari-hari pertemuan raya. Disini dikatakan seperti pertemua Raya, pertemuan raya disini mengacu pada hari-hari raya besar bangsa Israel, seperti hari raya Pentakosta, tahun Yobel dan Pondok Daun-Daunan. Pertemuan-pertemuan  raya seperti ini merupakan sukacita besar bagi bangsa Israel. Ezra 6:22; Lagipula mereka merayakan hari raya Roti tidak Beragi dengan sukacita, tujuh hari lamanya, karena Tuhan telah membuat mereka bersukacita; Ia telah memalingkan hati raja negri asyur kepada mereka, sehingga raja membantu mereka dalam pekerjaan membangun rumah Allah, yakni Allah israel. Ayat ini dengan jelas mengatakan bahwa  dalam perayaan besar,  Bangsa Israel merayakanya  dengan sukacita, dan selanjutnya di jelaskan bahwa  Allah sendirilah yang menghadirkan sukacita itu di tengah-tengah umatNya. Begitu juga dengan kita saat ini saya percaya, ketika kita datang kerumah Tuhan dalam ibadah-ibadah, kita menikmati sukacita itu, di saat kita memuji dan menyembah Allah, sukacita sorga itu mengalir di dalam hidup kita.
       Yang menjadi pertanyaannya, Baggaimana kita meresponi kerinduan Allah?
Dalam hosea 12:7 menjelaskan, Kita harus berbalik kepada Allah (7a “. Engkau ini harus berbalik kepada Allahmu”)
A.    Berbalik dal (TL) adalah bertobat.
 Kenapa Allah meminta kita untuk bertobat?
1.Dengan bertobat kita dapat berdamai dengan Allah, (im 5:5-6) dan dalam Yes 59:2 menjelaskan bahwa sesungguhnya dosa-dosa kitalah yang memisahkan kita dari Allah.
2.Bertobat merupakan salah satu syarat untuk masuk kedalam kerajaan sorga. Mat 18:3, Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk kedalam kerajaan sorga. Di dalam kerajaan sorga tidak ada orang-orang yang berdosa, oleh sebab itu Allah memerintahkan kepada kita agar  meninggalkan semua hal, yang tak berkenan dihadapan  Allah dan berbalik melakukan hal-hal yang menyukakan hati Allah.
3. Sebab orang-orang yang tak bertobab akan menerima penghukuman ( Wah 2:5,16, hos 12:15 dan Rm 2:5) Roma 2:5;Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka  dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan. Roma 2:5 mengatakan jika kita tidak bertobat, itu sama halnya kita menimbun murka Allah atas diri kita. Sebab pada masanya Allah akan datang sebagai hakim, dan meminta pertanggung jawaban, atas setiap perbuatan yang kita perbuat. Allah tidak ingin kita di hokum karena dosa-dosa kita oleh sebab itu Allah menyeruhkan agar kita bertobat.
B. Peliharalah kasih setia dan hukum (ay 7b).
1.Peliharalah berarti ada upaya untuk menjaga dengan baik-baik. Apa yang peluh kita jaga? Pertama: yaitu Kasih setia, pentingnya sebagai umat-umat Allah kita selalu memiliki kasih, bukan hanya memiliki tetapi menjaga kasih itu jagan sampai pudar. Kita melihat begitu banya orang-orang yang tidak perduli dengan sesamanya, perang dimana-mana  dan pembunuhan terhadap anak sendiri, bahkan ada anak yang tega membunuh orang tuanya orang Tuanya. Itu semua karena mereka telah kehilangan kasih.  
2. Peliharalah hukum.
Hukum yang di maksud adalah firman Allah,  pentingnya bagi kita orang percaya untuk memelihara  firman itu. Dan jangan biarkan iblis mengambil firman itu dari hidup kita, oleh sebab itu kita harus menyimpan firman itu di dalam hati kita “ Ibr 8:10”. Dalam  Maz 119:105  Firman Allah adalah plita, yang menerangi setiap jalan hidup kita. Jika terang itu tidak di jaga maka hidup kita akan gelap dan kacau, karena kita hidup tanpa tutunan firman Allah.
c.    Nantikan Allahmu senantiasa (ay 7c)
      Menanti adalah hal yang membosankan, mungkin sebagian besar kita tidak suka dengan namanya “menunggu/Menanti”. di perlukan kesabaran dalam menunggu. Terkadang Tuhan mau melihat kesungguhan kita dalam menantikan kehadiranNya. dalam (KJV) senantia di artikan terus- menerus, berarti bukan hanya sekali, tetapi berulang kali.(Wow bosan baget ngk sie, menunggu… apa lagi terus menerus/ berkelanjutan) Tetapi dalam Yes 40:31 mengatakan Tetapi orang-orang yang menantikan Tuhan mendapat kekuatan baru mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu dan mereka berjalan tidak menjadi lelah. “wow orang yang  menantikan Tuhan akan mendapat kekuatan”  yang menantikan Allah seperti apa yang mendapatkan kekuatan? Jika kita perhatikan kata  senantiasa/ terus-menerus (ay 7c)  yang di gunakan adalah kata aktif bukan pasif. Begitu juga dalam Yes 40:31 “menanti-natikan adalah kata aktif” Itu artinya ada tindakan, ada usaha yang kita lakukan dalam menunggu, tindakan apa yang kita lakukan? Tindakan yang kita lakukan adalah memuji dan menyembah Allah. Dan  milikilah kerinduan dan hati yang haus untuk menyembah Allah. (Maz 63:1: ) Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair.
      Mari kita meresponi kerinduan Allah dengan menanggalkan dosa-dosa kita, dan senantiasa memelihara kasih setia dan hukum, dan selalu menantikan Tuhan dalam hadiratNya. Dengan kerinduan & hati yang haus.

By: Ps Haris Tiopan  GBU

Rabu, 21 Oktober 2015

Kristen yang bertumbuh

Bertumbuh adalah keinginan semua orang, baik bertumbuh secara fisik, intelektual, dan tentunya bertumbuh secara rohani.
Kol 1:9 Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna,
10        sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah,
Namun ada hal-hal yang menghambat suatu pertumbuhan. contoh tanaman bunga, hal yang biasanya menghambat pertumbuhan bunga tersebut adalah, penyakit atau parasit yang tinggal di tanaman tersebut. parasit itu akan merusak pertumbuhan tanaman bunga tersebut.
Begitu juga dengan kita, ada hal-hal yang merusak pertumbuhan kerohanian kita, salah satunya adalah pergaulan. 1 kor 15:33 Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.
Bagaimana agar iman kita dapat bertumbuh?  
1.      Kita harus sama seperti bayi.
1Ptr 2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,
Kenapa di katakan harus sama seperti bayi, “itu berarti kita ngak perluh bertumbuh dong !”  yang di maksud sama seperti bayi adalah naluri untuk mencari sumber energinya (asi). Jika kita melihat bayi yang sedang lapar atau haus, biasanya jika diberi asi langsung diam. Dan sebaliknya jika di beri kopi, atau minuman yang rasanya pahit, dengan sendirinya bayi tersebut menolak. Bayi tau mana minuman/makanannya padahal dia tidak pernah sekolah, itulah yang di katakana naluri. Dan naluri bayi tersebut selalu haus akan asi, yang menyehatkan bagi pertumbuhan bayi tersebut. Begitu juga yang Tuhan kehendaki bagi kita sebagai orang percaya, agar naluri rohani kita selalu mencari firman yang benar, yang menyehatkan dan memberi pertumbuhan iman kita.
Zak 9:17 Sungguh, alangkah baiknya itu dan alangkah indahnya! Teruna bertumbuh pesat karena gandum, dan anak dara karena anggur. Dari ayat ini sangat jelas bahwa pertumbuhan yang baik di dukung oleh makanan=makanan yang cocok bagi kita.
2.      Komunitas

 Ayub 8:11  Dapatkah pandan bertumbuh tinggi, kalau tidak di rawa, atau mensiang bertumbuh subur, kalau tidak di air? Komunitas yang baik juga sangat menentukan untuk pertumbuhan kerohanian kita, seperti komsel, persekutuan doa dan kegiatan-kegiatan Rohani yang dapat memicu pertumbuhan kerohanian kita. Bukan hanya bertumbuh secara rohani tetapi lewat komunitas- komunitas rohani seperti ini, kita dapat saling melayani satu sama lainnya. Dengan demikian kita akan terus bertumbuh dan menghasilkan buah-buah yang manis bagi kemulian Tuhan kita Yesus kristus.